“Dan
sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut,
dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah
kamu termasuk orang-orang yang lalai”
(QS. al-A’raaf[7]:205)
(QS. al-A’raaf[7]:205)
“Karena itu,
ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu dan bersyukurlah
kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku”
(QS. al-Baqarah[2]: 152)
(QS. al-Baqarah[2]: 152)
Hadis
riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Allah Taala
berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu
bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya,
maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam
suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan
makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka
Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan
mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku
akan datang kepadanya dengan berlari. (Shahih Muslim No.4832)
Barangsiapa membaca tasbih (Subhanallah) pada
tiap-tiap selesai sholat, sebanyak 33 kali, membaca hamdalah (Alhamdulillah)
sebanyak 33 kali, dan membaca Allahu
Akbar sebanyak 33 kali dan untuk menyempurnakan menjadi 100
membaca : Laa ilaaha
illallaahu wahdahu laa syariikalahu, lahul mulku walahul hamdu, wa huwa ‘alaa
kulli syai’in qadiir, maka diampunkan dosanya meskipun dosanya
sebanyak buih di laut.
(HR. Muslim)
(HR. Muslim)
Dari Abu Hurairah r.a. berkata : “Aku berkata : “Wahai
Rasulullah, siapakah orang yang paling bahagia dengan syafaatmu di hari kiamat
nanti?” Jawab beliau Rasulullah SAW. : “Orang yang paling bahagia dengan
syafaatku di hari kiamat nanti adalah orang yang mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAH
dengan hati yang ikhlas dan jiwa yang bersih.”
(HR. Imam Bukhari)
(HR. Imam Bukhari)
Barangsiapa yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallah
dengan ikhlas, maka ia masuk surga. Ditanyakan, “Bagaimana ikhlasnya?”
Rasulullah SAW. menjawab,”Yaitu menjadi penghalang kamu dari melakukan yang
diharamkan oleh Allah.”
(HR. Thabrani)
(HR. Thabrani)
Barangsiapa yang membaca “Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalahu, lahul
mulku walahul hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir” (Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha
Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan segala puji dan Dia Maha
Berkuasa atas segala sesuatu) sebanyak 10 kali, maka pahalanya
bagaikan memerdekakan empat jiwa dari anak keturunan Nabi Ismail.
(HR. Bukhari dan Muslim)
(HR. Bukhari dan Muslim)
Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW. bersabda :
Barangsiapa membaca “Laa
ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalahu, lahul mulku walahul hamdu, wa huwa
‘alaa kulli syai’in qadiir” (Tiada
Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan
segala puji dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu) sebanyak 100
kali dalam satu hari, maka dia sama dengan memerdekakan sepuluh budak, dan dia
dipastikan mendapat seratus kebaikan, dan akan dihapus dari padanya seratus
kesalahan, serta dia akan dipelihara dari gangguan setan pada hari itu hingga
petang, dan tidaklah seseorang akan mendapatkan yang lebih baik dari itu,
kecuali ada seseorang yang mengamalkan lebih banyak lagi.
(HR. Bukhari dan Muslim)
(HR. Bukhari dan Muslim)
Sabda Rasulullah saw. : “ Sesungguhnya Musa a.s. berkata
: Wahai Rabbku, ajarkanlah kepadaku sesuatu yang dengannya aku dapat mengingat
dan berdo’a kepadaMu. Allah berfirman : Hai Musa, ucapkanlah laa ilaaha
illallah. Musa berkata : Wahai Rabbku semua hambaMu mengucapkan ini. Allah
berfirman : Hai Musa, ucapkankanlah laa ilaaha illallah. Musa mengucapkan : Laa
ilaaha illallah, saya hanya ingin
sesuatu yang khusus bagi saya. Allah berfirman : Hai Musa, seandainya tujuh
lapis langit dan tujuh lapis bumi dengan segala isinya selainKu berada di satu
daun timbangan, dan laa ilaaha illallah berada di daun timbangan yang lain,
niscaya lebih berat laa ilaaha illallah. (HR. Ibnu Hibban, Hakim dan ia
menshahihkannya)
Diriwayatkan
dari Nabi SAW, bahwasanya beliau bersabda :
”Ajarkanlah La Ilaha Illallah kepada orang-orang yang (menjelang) mati diantara kamu sekalian, karena sesungguhnya kalimat itu dapat menghancurkan dosa-dosa sehancur-hancurnya”. ”Wahai Rasulullah, (bagaimana) jika ia membaca kalimat itu sewaktu hidupnya? ” Beliau menjawab : ”Kalimat itu lebih menghancurkan dan lebih menghancurkan”.
”Ajarkanlah La Ilaha Illallah kepada orang-orang yang (menjelang) mati diantara kamu sekalian, karena sesungguhnya kalimat itu dapat menghancurkan dosa-dosa sehancur-hancurnya”. ”Wahai Rasulullah, (bagaimana) jika ia membaca kalimat itu sewaktu hidupnya? ” Beliau menjawab : ”Kalimat itu lebih menghancurkan dan lebih menghancurkan”.
Diriwayatkan
dari salah seorang sahabat, bahwasanya ia berkata : Barangsiapa yang
mengucapkan La Ilaha Illallah dengan benar-benar ikhlas dari lubuk hatinya
serta membacanya dengan panjang penuh hormat, niscaya Allah menghapus 4000 dosa
besar”. Ada seseorang yang bertanya kepadanya : ”Bagaimana apabila ia tidak
mempunyai 4000 dosa?” Sahabat itu menjawab :”Diampunilah dosa-dosa keluarga dan
tetangganya”.
Dari
Abu Hurairah Radiallahu‘anhu, katanya :
Rasulullah bersabda : ‘Perbaharuilah iman kalian.’ Mereka bertanya : ‘Wahai Rasulullah, bagaimana cara memperbaharui
iman kami?’ Baginda menjawab : ‘Banyakbanyaklah mengucapkan ‘Laa Ilaaha Illallah.’
(Hadis riwayat Imam Ahmad dan Ath-Thabrani dengan sanad hasan)
Rasulullah bersabda : ‘Perbaharuilah iman kalian.’ Mereka bertanya : ‘Wahai Rasulullah, bagaimana cara memperbaharui
iman kami?’ Baginda menjawab : ‘Banyakbanyaklah mengucapkan ‘Laa Ilaaha Illallah.’
(Hadis riwayat Imam Ahmad dan Ath-Thabrani dengan sanad hasan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar