Sabtu, 30 November 2013

Kumpulan Puisi pendek 3 by : Prasetyo



                        paruh darah sang pejantan  by: Prasetyo

kepak sayap paruh jantan membuai dada betina yang penat panas meradang . sayap-sayap mengepak sejuta bahasa keakuan .. ego, gengsi penuh manipulasi yang berjejal padat di sebalik senyum indah paruh pejantan tak bergigi.. sementara dada betina hanya bisa hantamkan punggung di relung debu yang keras padat... dasar pejantan sesat !!! kau puja gengsi menjadi dewa, kau timang ego sembari kau tancapkan belati tajam tanpa suara ! terus...teruslah begitu sampai para dewa tak lagi bersayap !!!





                        Bolak-balik penuh retorika  by: Prasetyo

Ketika dunia di bolak-balik dalam bungkus retorika pembenaran dan memperindah pembantaian,
melegalkan pembunuhan baik kecil maupun besar.
Pembunuhan  jiwa, pembunuhan hak, hingga pembunuhan karakter anak manusia.
maka  bersiaplah memeluk bara dari rintihan dendam yang berkepanjangan...

Prasangka menghasilkan fitnah,
Fitnah menghasilkan amarah,
Amarah menghasilkan permusuhan,
Permusuhan menghasilkan dendam,
Dendam menghasilkan pertikaian,
Pertikaian menghasilkan peperangan,
Peperangan menghasilkan pembantaian...



                        Luka tak terasa  by: Prasetyo

Sepasang merpati terbang berenggangan.
Sayap luka sang jantan digiring sayap patah sang betina.
Kepak luka sayap jantan menetes darah,
sementara betina pergi merenggang jarak, bersembunyi di balik awan hitam.
Sang jantan tetap terbang timpang meski renggang menatap nanar.
Luka di tancap luka, di tancap luka, di tancap luka, di tancap luka kian menghitam.
Hingga tak terasa lagi sakitnya, tak tahu lagi yang dirasakan......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar